SIBER TODAY – Yasmin Najma Falihah (9) berhasil menyabet juara 1 dalam ajang Hafidz Indonesia yang disiarkan di stasiun televisi RCTI. Kemenangan Yasmin tidak hanya mengharukan bagi para penonton dan keluarga, tetapi juga masyarakat Banyuwangi.
Ya, Yasmin merupakan anak daerah yang berhasil membuktikan bahwa keterbatasan tidak menghambat dalam meraih prestasi. Yasmin diketahui menyandang tunanetra sejak umur 2,5 tahun akibat penyakit kanker mata.
Namun, dengan tekad dan semangat yang kuat mampu membuat Yasmin menjadi yang terbaik dalam ajang tersebut. Yasmin berhasil meraih skor 280 dalam ujian terakhir Hafidz Indonesia, Minggu (30/4/2025).
Skor tersebut terpaut tipis dengan temannya yang lain. Dimana posisi terbaik kedua diraih oleh Naufal dengan skor 279, sedangkan terbaik ketiga diraih oleh Izza dengan skor 276.
Skor yang diberikan oleh para juri tersebut membuat Yasmin menjadi terbaik pertama dan mendapat sejumlah hadiah. Antara lain uang sebesar Rp 100 juta, umroh, dan haji.
Sekadar diketahui, Yasmin telah hidup dalam lingkungan yang lekat dengan Al-Qur’an. Ayah dan ibunya yaitu Moh. Nur Khotib dan Nina Nur Aminah mengasuh para santri di Pondok Pesantren Darul Falah, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore. Dua kakak laki-lakinya merupakan penghafal 30 juz, dan itulah yang menjadi semangat bagi Yasmin untuk mengikuti jejak mereka.
“Anaknya itu cepat sekali menangkap bacaan. Kalau ada pengucapan huruf yang kurang pas atau panjang pendek yang keliru, umiknya yang membenarkan,” kata Luluk Khodijah, tante sekaligus ibu angkat Yasmin.
Siswi SDN 3 Sepanjang itu telah menghafal Al – Qur’an sejak usia 4 tahun. Cara belajarnya berbeda dengan anak-anak lain karena ia hanya bisa mengandalkan pendengaran. Setiap hari, umiknya memperdengarkan MP3 bacaan Al-Qur’an, sementara Yasmin mendengarkan dengan saksama dan mencoba menirukan ayat demi ayat.
“Tashih hafalannya ke Kyai Thohir Qolby dari Tegaldlimo,” tambahnya.
Kemenangan Yasmin tersebut menjadi anugerah dan hadiah dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Yasmin Najma Falihah, hafidz tunanetra asal Banyuwangi, juara 1 Hafidz Indonesia dengan skor 280, raih hadiah Rp 100 juta dan umroh. (*)




